Just another WordPress.com weblog

Jangan Lupakan Aku Sahabat…

Sahabat, masih ingatkah dulu di saat engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku…
Dulu…. kau sentuh aku dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih setiap hari

Sahabat… Sekarang engkau telah dewasa…
Semakin kurasakan sepertinya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Aku bagai bacaan usang yang tinggal sejarah…?
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu…

Atau menurutmu aku hanya sahabat kecilmu dulu saja yang sedang belajar mengaji…

Sahabat…

Perlakuanmu padaku sekarang berbeda sekali…

Sekarang aku engkau simpan rapi sekali..

Hingga kadang membuatmu lupa dimana menyimpanku…

Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu…
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa…

Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan..

Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian

Di atas lemari, di dalam laci, sekarang aku engkau pendamkan….

Sahabat…

Aku masih ingat dulu…

Pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman…
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau kecil kita…

Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca koran pagi atau nonton berita TV
di waktu senggang…. engkau lebih memilih membaca buku-buku karangan manusia…

Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa untuk membaca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik-musik duniawi…
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di walkman atau laci mobilmu..
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu…
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayat-ayatku….

Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu…
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun…
e-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu…
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia, Inggris, Spanyol, Musik atau Film dan Sinetron laga…

Begitu tekun dan serius engkau menonton balapan F1 atau MotoGP…
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar-gambar sampah….
Waktupun cepat berlalu… aku menjadi semakin kusam dalam lemarimu
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu…
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku… dan tak pernah lagi aku engkau khatamkan…
Dengan suara dan lafadz yang tidak lagi semerdu dulu…
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku….

Sahabat…
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ?

Disaat engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba?

Disaat Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya?

Sahabat… ingatlah hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melalui semuanya itu.

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…
Setiap saat berlalu… tak sadarkah jatah umurmu semakin berkurang?
Dan akhirnya kubur senantiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
Di kuburmu nanti….
Aku akan datang sebagai sahabatmu seorang pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu

Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah sahabatmu ini…

Akulah “Qur’an” kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku… setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui

Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah….
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu…
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali…
Baca dan pelajari aku lagi….
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu….dulu sekali…
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos…
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri….
Dalam bisu dan sepi….
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana…

Sahabat…

Begitulah kebanyakan dari kita… Semakin dewasa, kita lupa kebiasaan kecil kita yang sangat baik, selalu berdekatan dengan al Qur’an. Kita sayangi ia selalu, kita bawa pergi mengaji ke rumah guru, atau ke surau di pinggir sungai kecil yang airnya mengalir jernih. Tak lupa kita baca juga setiap pagi dan sore. Setelah dewasa, banyak yang menyibukkan kita… dengan alasan ini itu kita kehilangan waktu bersamanya… jika Qur’an bisa bicara, dia pasti akan mengatakan betapa rindunya dia kepada kita dulu… kita yang kecil… kita yang polos… kita yang belum tersentuh dosa dunia. Tidak kah kita merinduinya juga…

Tidakkah kita ingin… jika diakhirat nanti sahabat kita (al-Qur’an) itu membanggakan kita dihadapanNya.

Semoga setelah membaca risalah kecil ini… termotivasilah hati kita untuk selalu mencintai Qur’an, selalu membacanya, selalu bersamanya, dalam setiap langkah kehidupan saya sampai akhir hayat….

Semoga al Qur’an tahu, bahwa aku masih mencintainya.. dan aku memang selalu mencintainya… semoga dengan cinta itu ia menjadi penolongku… disaat harta, tahta dan keluarga tak sedikitpun punya daya di hari akhir kelak… Amin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s